Wednesday, 16 January 2013

words have power

salam,


if you're just like me, (rajin baca muka buku =P) you'll know which issues i'm referring to. =) yeah, the latest one. the one that opens millions of eyes. the one that successfully wins zillions of humans' attentions. the one that is followed by billions of comments and thoughts. that shows how concern we are. 

my first impression upon watching the short video. fuhh, rude! 

listen!listen!listen!

its good to repeat so that people can hear you clearly but its rude to stop someone and humiliating her in front of the whole crowd. that's an unacceptable behaviour I've ever seen throughout my whole life. you can be a lecturer nor a prime minister but you have no power to do so.to humiliate people. to use the high tone intonation just to stress a few points that you think are right.

the adults shape the younger generations through modelling. she's not a good role model neither a good advisor, listener and adult. she can't be a leader. a leader must always act cool and realistic in whatever she/he is doing. 

orang Melayu kata:

'kerana pulut santan binasa, kerana mulut badan binasa'

kata-kata melambangkan kita. buruk yang keluar buruklah kita. ada beza, kata-kata seorang pemimpin dengan seorang pencacai. ada beza kata-kata orang yang faham erti 'menghormati' dan yang tidak faham. 

memang. yang muda haruslah bersopan santun dengan yang lebih tua. tapi tak bermaksud yang tua boleh mencerca dan menyiat nyiat hati si muda. hukum alam, yang muda menyantuni yang tua. yang sebenarnya, hormat menghormati sesama manusia tak kira usia, bangsa dan bangsa. 

jangan dibalas cerca dengan cerca.

sekarang masanya untuk berubah. ramai lagi di Malaysia yang kurang skill berkasih sayang dan hormat menghormati walau di media massa sering diwar-warkan kempen 'Budi Bahasa Budaya Kita'

'BUDI BAHASA, BUDAYA KITA'

nak berhujah dari segi matan ucapan takut banyak salah dari betulnya. mampu memerhati kesedaran moral dan sivik  yang nyata sangatla rapuh nipis. 

regards,
me










No comments: