Sunday, 13 January 2013

growing old is mandatory

Age is whatever you think it is. You are as old as you think you are.
-Muhammad Ali 

salam,


me, my 4th sis and my 3rd sis

now,
there's no pic to compare 
but we're almost 15 years old  older. 

me-22
my 4th sis-24
my 3rd sis-25
!!!!!
(open-mouth grin)

i was, once, the shortest.
today, i'm the tallest
see, how time makes us grow taller by each and every year.

i win the growing taller game
yet, they win the growing matured fast game.

i don't want time to fly too fast
i don't want us to grow too fast.
soon, one by one will be leaving home for a better living
leaving the nucleus family for a yet to be a growing family.

please, not so soon.

till then,
wassalam

my sis's 25th birthday

salam,

thanks to the one who reminds me.
harapkan adik dia yang tengah layan demam memang lupa sangat

whatever it is, my only wish is to see my sister's years and years of happiness.
May Allah bless you always in every ways.

i pity myself. i forgot my own sister's age. i thought she's celebrating her 24th birthday yet i was one year too late. she's already 25. grr. how time flies.

till then,
salam


Saturday, 12 January 2013

not feeling well

salam,


Qulna ya naar kuuni bardan wa salaaman ala Ibrahim (nama anak)

i found this dua  from here

letihnya demam.

Monday, 7 January 2013

Monday stories


  • kaki terseliuh after a long while
  • i feel so tired when i've to walk to and fro from one class to another. rasa nak nangis
  • it was 4 pm when i finally had time for lunch. guess what? i found lipas dalam plastik air. 
  • May Allah ease my journey tomorrow.

Sunday, 6 January 2013

the one I admire


Tomorrow hopes we have learned something from yesterday.
-John Wayne


salam,

deep in her eyes, she's trying hard to be strong and patient. looking into her eyes, i bet everyone would have the same thing in mind. never in my whole life, i met anyone like her. her patient and positiveness inspired me. i would wanna be like her.

when it was time for her to speak out, i couldn't hold my tears no more coz i know that she's holding back her tears and she's trying to look cool. if i were her, i couldn't stay cool and relax and happy as her. the fact that i'm still and forever sick would stick in the inner side of me and hunt me for no reason but that's not her. there's no time for her to grieve for what had happened and still happening to her now and then.

to her, that was just a test. it really was a test but the fact that she could be such cool and positive made me proud of her. she's an ordinary woman.

i turned to someone next to me just to confirm whether the brain operation is considered as major or minor operation. the doc to be told me a fact that brain controls our body system and the small damage may cause our whole life. so, the answer for my qualm was major operation. =). yes, the one that i highlighted here was having a major operation which might affect her whole life. her calmness shadowed her illness.

looking into her eyes was more than enough to make me realize that i could be like her if i want t.o. the illness made her strong. i dun want the illness just to make me strong and be as patient as her coz me myself not sure whether i could face it calmly and positively like her. i  just want to highlight here that sometimes, we need such friend to make us realize how bless we are.

she's fighting not only for her normal life but also for us. for He will never test us with something that we are not capable to. 

Ya Syafi, make my girl strong.

malam tu kami tadabbur surah maryam. semakin lama tadabbur surah tu semakin rasa yang kesabaran dia mungkin tak sehebat kesabaran dan ketakwaan Maryam r.a tapi dia mencontohi kesabaran Maryam r.a. Ada yang tersembunyi di sebalik tangisan dan dugaan.  Yang terlalu istimewa diluar daya penglihatan dan pemikiran manusia. 


16. Dan bacakanlah (wahai Muhammad) di dalam Kitab Al-Quran ini perihal Maryam, ketika dia memencilkan diri dari keluarganya di sebuah tempat sebelah timur.
17. Kemudian Maryam membuat dinding untuk melindungi dirinya dari mereka maka Kami hantarkan kepadanya: Roh dari kami lalu ia menyamar diri kepadanya sebagai seorang lelaki yang sempurna bentuk kejadiannya.
18. Maryam berkata: Sesungguhnya aku berlindung kepada (Allah) Ar-Rahman daripada (gangguan) mu kalaulah engkau seorang yang bertaqwa.
19. Ia berkata: "Sesungguhnya aku pesuruh Tuhanmu, untuk menyebabkanmu dikurniakan seorang anak yang suci".
20. Maryam bertanya (dengan cemas): Bagaimanakah aku akan beroleh seorang anak lelaki, padahal aku tidak pernah disentuh oleh seorang lelaki pun, dan aku pula bukan perempuan jahat?
21. Ia menjawab: "Demikianlah keadaannya tak usahlah dihairankan; Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan Kami hendak menjadikan pemberian anak itu sebagai satu tanda (yang membuktikan kekuasaan Kami) untuk umat manusia dan sebagai satu rahmat dari Kami; dan hal itu adalah satu perkara yang telah ditetapkan berlakunya.
22. Maka Maryam hamilah mengandungnya, lalu ia memencilkan diri dengan kandungannya itu ke sebuah tempat yang jauh.
23. (Ketika ia hendak bersalin) maka sakit beranak itu memaksanya (pergi bersandar) ke pangkal sebatang pohon tamar (kurma); ia berkata alangkah baiknya kalau aku mati sebelum ini dan menjadilah aku sesuatu yang dilupakan orang dan tidak dikenang-kenang!
24. Lalu ia diseru dari sebelah bawahnya:" Janganlah engkau berdukacita (wahai Maryam), sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan di bawahmu sebatang anak sungai.
25. Dan gegarlah ke arahmu batang pohon tamar itu, supaya gugur kepadamu buah tamar yang masak.
26. "Maka makanlah dan minumlah serta bertenanglah hati dari segala yang merunsingkan. Kemudian kalau engkau melihat seseorang manusia, maka katakanlah: Sesungguhnya aku bernazar diam membisu kerana (Allah) Ar-Rahman; (setelah aku menyatakan yang demikian) maka aku tidak akan berkata-kata kepada sesiapapun dari kalangan manusia pada hari ini".

(Maryam 19: 16-26)

wassalam.




Friday, 4 January 2013

see what's in my brain

salam,

don't let me unread. =P

falling in love into knitting world. oh, oh! ecstacy. just before i came back to start my new sem, mak said 'sempatka nak mengait time kat sana'. to which i replied 'i think i will have more than enough time but let's see first'. for now, i would say, i have more than enough time coz  each and everyday since the first day i'm here, i never skip knitting be it before i go into my fantasy world or after class.believe me, you will make it a reality if you really love it. being me,i know, it's not going to be long. there will be something else that might bother and crave my interest sooner or later. heheheh! It takes only less than 15 minutes to finish off one simple project which i find it awesome. i made four bracelets for me and on the way to finish a ' drinkware cover (pelapik)'.

reading is quite a tough journey when you have someone to talk to. i have my room mate and we spent most of our time getting up to date to our two-months -holidays' gossips. but, my journey needs my intention in reading. well, i want to prove to our prime minister that he doesn't need any helps from the outsiders coz soon, there will be a throng of English teachers waiting to serve their nation and to improve the level of English in his land. 

grrr, his decision makes me upset and i believe, most of my cliques may have the same feeling too. my only hope is may Najib turn down his plan and give us, the future English teachers some hopes that we're also capable and able to improve the level of English in our  own country without having to waste money and time hiring someone else who know nothing about the our cultures and our future generations' needs.

 rasa nak gigit telinga orang yang nak ambil guru dari india sedangkan ramai lagi cikgu bi yg daebak nak keluar mengajar. 

its good to have someone, who really know about education and the needs of future generation mainly in education, to discuss and cruise in the same ship in decision making. 

till the, wassalam





Thursday, 3 January 2013

3/01/13

salam,

alhamdulillah, thumma alhamdulillah
gayat! ibaratnya macam orang yg phobia tempat tinggi kena paksa naik tingkat 44.
dah sampai ke tingkat 44, haruslah berjalan walaupun pening, takut, rasa nak muntah dan sebagainya.
tak kan nak suruh orang tolak dengan kerusi roda sedangkan masih mampu berjalan cuna halangannya 'cuak'
hihihihi. alhamdulillah, dah dua hari berjalan. lemah lembut je berjalan kali ni.hari pertama kelas pun dah mengantuk.  bukan sebab bosan tapi letih kemas barang. hari pertama di sesi terakhir kelas, baru terdetik rasa 'setahun dah betul-betul berlalu lagi la'.

365 hari yang lepas. alhamdulillah, berjaya diharungi. tadi dapat berita gembira lagi. alhamdulillah. segalanya bukan senang dan segalanya bukan susah. bukan susah dan bukan senang. jadi, untuk jadikan bukan susah, haruslah berusaha sehingga tiada lagi mampu sambil meminta dan berdoa pada Al-Wahhab. sebenarnya, ini soal result. hehehe

terdetik di hati:

hasil tekun membaca muka buku, terjumpa ini, dikongsi oleh seorang senior,


Daripada Abu Hurairah RA juga daripada Nabi SAW sabdanya, “Hinalah kemudian, hinalah kemudian, hinalah (bagi) mereka yang sempat hidup bersama dengan salah seorang daripada ibu bapanya atau kedua-duanya sekali ketika mereka tua sedangkan dia tidak dapat masuk syurga (dengan sebab itu)”. -Riwayat Muslim-

=) matan hadis yang sangat mudah untuk difahami bagi pendapat saya. 

mudahnya mendapat syurga sebenarnya kan. jalan terbentang dan dibentang luas di pandangan kita. caranya pelbagai. itu cara apabila berada dengan ibu bapa. berbakti, menyenangkan hati dan mendoakan mereka. dush! belum lagi cara apabila menuntut ilmu. infinity cara.

berapa ramai yang berkata inginkan syurga tapi berapa ramai sahajalah yang berusaha untuknya. 

nota hari kedua di alaf baru 2013. 

di kala semua orang berseronok dengan azam baru.
masih termanggu mencari signifikasi 2013 dengan diri. 

2013,
berlalulah dengan tenang setenang air di muara
pun sekiranya ada kepayahan yang menghempas seganas ombak menghempas pantai
ku dambakan kesabaran sebagai bentengnya. 

=)

nak gelak! haahahahaha
nak nangis!wuaaaaaaaa

till then, 
wassalam